udah beberapa hari ini memang sedikit ada perubahan, khususnya didiri gue. entah apa yang terjadi hingga sampai seperti ini. sejak gue dipadang, semuanya jadi berubah. mungkin karna disni, gue terlalu banyak menghabiskan waktu dirumah dengan keluarga dan dengan teman teman karna memang ini lah waktunya gue kembali kehabitat awal. bermain bersama teman teman. karna gue pikir, dijakarta sana gue gk ngerasain semua ini. waktu gue, hidup gue, semua tersita karna dia. setiap hari dari pagi hingga malam, kita selalu bersama. pergi kuliah, makan, main main selalu bersama. bahkan untuk diri sendiri pun gue gk punya. gue bukan robot, gue juga butuh istirahat, gue juga butuh waktu buat share sama temen gue. gue juga butuh waktu buat diri gue sendiri. kta masih pacaran, MASIH P-A-C-A-R-A-N. lo belom berhak ngatur hidup gue. kan gue juga gk akan ngatur hidup lo. kita memang pacaran, tapi kita tetap punya kehidupan masing masing. dari sebelum kita kenal pun kita juga punya kehidupan sendiri kan ?
tadi kita baru aja jalan. dari siang sampe malem, lalu kamu meminta aku untuk telponan sementara hati aku berkata aku gk mau telponan. apa gunanya kalau terpaksa ? malah nanti jadinya gk enak kan ? aku pengen menjalani kehidupan ku yang lain, karna dihidupku bukan hanya ada kamu. mungkin beda dengan prinsipmu yang cuma ada aku. kamu gk pernah menyadari keadaan sekitar km. mereka itu PENTING. coba suatu saat nanti kamu kehilangan aku, kamu pasti butuh mereka buat menghibur kamu. hidup kmu udah gk sehat kyk gini. didalam dunia pekerjaan nanti kmu juga butuh banyak teman. kamu gk pernah menyadari itu. jangan cuma mengharapkan aku, karna kita gk pernah tau kedepannya nanti gimana. mungkin skrg kmu memang menginginkan aku untuk menjadi seseorang yang bisa membangunkan kamu setiap pagi dan menyiapkan air hangat untuk mandi. tapi kalau Tuhan ternyata berkehendak lain ? aku bisa apa ? kamu bisa apa ? gk ada lagi kan ? jadi tolong lah kamu sedikit mengerti. aku rasa kita sudah terlalu sering membahas masalah ini. kalau ini memang terus menjadi masalah buat kita, mungkin ini sudah jalan Tuhan untuk memisahkan kita. karna kita beda prinsip. aku tipe orang yang cuek dan tidak suka dikekang. sementara kamu tipe orang yang yaah seperti yang aku tahu.
kalau dtanya sayang, aku gk perlu menjawabnya. hatimu pasti bisa merasakannya. tpi dengan banyaknya ketidak cocokkan ini, rasa sayang itu bisa saja memudar dan akan mencapai titik kosong yang aku dan kamu tidak pernah tahu kapan saat itu datang
aku beri beberapa alasan tentang perubahan aku :
1. aku pengen lebih banyak waktu dengan teman dan keluarga. toh kita dijakarta juga setiap hari bersama kan ? sementara aku hanya bisa 1 kali 5 bulan merasakan indahnya persahabatan dan kekeluargaan. dijakarta aku tidak menemuninya. tidak perlu lagi aku jelaskan mengapa. kamu juga disni punya teman kan ? berbaur lah dengan mereka. toh mereka jga merindukan kehadiranmu.
2. kamu mulai tidak sopan dan tidak menghargaiku lagi. kamu memang blg aku adalah calon istrimu dan kmu gk pengen aku dilihat ataupun disentuh orang lain. OK aku sependapat dengan itu. tapi km juga tak terkecuali dalam hal itu. jgn mentang mentang km blg aku calon istrimu lalu km seenaknya saja memperlakukan aku.
3. ingat, ini bukan dijakarta dan aku tinggal bukan dikontrakkan. disni aku punya orang tua. dan aku gk bisa seenaknya jalan sama cowok apalagi berdua. aku kenal betul gmn mama. dia terlalu khawatir anak gadisnya dirusak orang. km gk bisa seenaknya ngajak aku jalan. itu harus seizin mama dan papa. kecuali pergi dengan teman teman, tentu saja tidak ada larangan dari mereka kecuali dengan hal hal tertentu. misalnya saja keluar setiap hari. pulang larut malam. mereka sudah mengenal teman teman ku. dan itu semua wanita. jadi wajar aja kalau mereka memberi izin.
4. aku juga gk sepenuhnya sempurna.bahkan mungkin aku sering menyakiti km. aku minta maaf atas itu. tolong hargai aku sebagai wanita seutuhnya. lindungi aku lahir dan batin kalau kamu memang benar benar sayang aku dan menginginkan aku untuk menemani tidur malammu. kita masih muda, perjalanan kita masih panjang, masih banyak hal hal lain yg belum kita lalui. jadi jgn terfokus sama aku. belajarlah yang rajin. aku akan membantumu. tapi tidak dengan datang kekontrakkanku setiap hari
5. kmu selalu membahas tentang kesalahan kesalahan aku. dari sekecil apapun sampai yang paling besar. sementara km sendiri gk sadar dengan kasalahan yg pernah km buat. mungkin km tidak mengetahuinya karna aku memang tidak mengatakannya. setiap kta bertemu atau telponan, km pasti sedikit mengungkit hal itu. apa gunanya ? toh aku tidak mengulanginya lagi kan ? aku juga sudah melupakannya dan aku sudah mengaku salah. jadi untuk apa dibahas lg ? untuk memojokkanku ? supaya aku menyembah bersujud minta maaf ? km terlalu memandang rendah aku.
aku harap dengan membaca ini, kamu mengerti. aku ingin hubungan kita bertahan insyallah. tapi jika km tidak cukup paham dengan apa yang sudah aku katakan ini, mungkin ini memang jalan Tuhan untuk memisahkan kta. aku sudah tidak bisa berkata lagi. aku terus menangis memikirkan bagaimana caranya mengatakan ini kepadamu. karna aku tau, kamu orangnya mudah emosi dan keras kepala.
Jumat, 27 Agustus 2010
sudah mulai jenuh
created by viia at 8/27/2010 08:38:00 AM 0 comment
Langganan:
Komentar (Atom)
