hal yang paling susah didunia ini adalah mengungkapkan apa yang kita rasakan. tidak bisa merangkainya dalam kata-kata. hanya merasakanya dalam hati dan berfikir sendiri. ingin rasanya mencoba untuk bercerita tapi sama sekali tidak berpengaruh.
pernah gk sih ngerasain yang namanya "M-U-A-K" ? yaaa mungkin kata itu yang paling tepat (setidaknya sedikit mendekati) untuk menggambarkan apa yang gue rasain. gue butuh ketenangan sebentar saja. jauh dari orang-orang termasuk pacar. gue pengen menyendiri, berfikir, menimbang dan menyelesaikan sedikit kemelut yang ada dihati ini. sebentar saja ingin tenang. kita semua pasti butuh waktu kan untuk berfikir, ya gue juga termasuk salah satu dari kelian yang membutuhkan itu. 1 tahun yang lalu ketika gue beru merasakan (lagi) yang namanya cinta kebahagiaan seeakan mengikuti kehidupan gue. setiap hari selalu bahagia, jarang berantem.
gue juga pengen seperti mereka. gue emang bukan orang sibuk. gue setiap hari punya waktu. buat apapun, kegiatan apapun, pergi kemanapun. gue selalu punya waktu. tentunya diluar jadwal kuliah. tapi waktu gue yang-banyak-itu gk semuanya harus gue habiskan bersama dia. selain dengan alasan bosen, gue juga butuh waktu buat hal-hal lain. misalnya mencuci, tidur siang, bikin tugas, atau sekedar online. gue juga tahu kok kalau dia yang selalu pengen deket gue. bukannya gue gk pengen. tapi seperti yang gue bilang tadi. bukannya egois atau apa. kitapun gk enak diliat orang banyak kalau selalu berduaan. kemana-mana berdua, kantin, kuliah, dirumah.
misalnya nih temen kontrakkan gue. pacarnya gk pernah dateng kerumah. mereka juga sesekali pergi jalan. jadi dia pun gk ngerasain yang namanya bosen. dikampuspun mereka jarang berdua. gue pengen kyk gitu. jadi sekalinya gue pergi jalan sama dia, gue bisa kangen-kangenan dan pastinya lebih seru. tapi kenapa susah untuk memberi pengertian seperti itu ke dia. gue bukannya gk mau diajak jalan, tapi kita udah terlalu sering jalan. dalam seminggu ini aja udah berapa kali? hitung sendiri aja deh ya.
satu hal lagi yang bikin gue capek. dia selalu membahas mantan gue dan menyindir kesalahan yang pernah gue buat. walaupun hanya sekedar menyebut nama atau menanyakan hal-hal yang tidak penting. gue capeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeekkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!! bisa gk sih dalam sehari gk nyebut nama mantan atau orang yang pernah deket am gue? gue jadi nyesel cerita ke dia kalau kyk gini jadinya. tadinya gue pikir dengan gue cerita kedia, seenggaknya dia gk tau dari orang lain dan juga supaya dia bisa belajar dari pengalaman gue. tapi what the fact???
